Jakarta, 19 Juni 2017 – Perusahaan yang bergerak dalam bidang telekomunikasi, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), mulai menjajaki bisnis e-commerce offline to online (O2O) untuk memperkuat distribusi melalui Online Channel. Dalam waktu dekat perseroan akan bekerjasama dan melakukan investasi dengan pendatang baru di dunia e-commerce yang dikenal dengan nama Kioson ( www.kioson.com )

 Sekretaris Perusahaan, Ornella Bartin, mengatakan keberadaan Kioson dalam struktur MKNT akan memberikan support bisnis perseroan terutama untuk mendistribusikan produk.

 “Kami sedang menjajaki kerjasama dengan Kioson untuk mengembangkan bisnis perseroan. Basis digital bisnis yang dimiliki Kioson akan sangat mendukung kegiatan usaha perseroan,” ujarnya.

 Seperti yang diketahui, lanjut Ornella, berdasarkan studi Mastercard Online Shopping Behaviour 2017 yang dimuat dalam laman tribunews.com bahwa sebanyak 63,2% responden di Indonesia menggunakan internet untuk berbelanja online, dengan 76,7% telah melakukan satu pembelian dalam tiga bulan terakhir. Bahkan diprediksi pada tahun 2020, volume bisnis e-commerce di Indonesia akan mencapai USD 150 miliar dengan angka pertumbuhan per tahun mencapai 50%. Sejalan dengan itu pemerintah Indonesia juga sangat menginginkan Indonesia sebagai Negara Digital Economy terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, sebab seperti dilansir situs berita kompas.com, revolusi bisnis online di Indonesia diperkirakan akan mendongkrak Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 22 %.

 “Seperti yang kita ketahui Market e-commerce di prediksi mencapai USD 150 Miliar (kominfo.go.id). Inilah market yang akan digarap oleh MKNT dan Kioson secara bersama sama,” imbuhnya.    

 Ornella meyakini kerjasama antara MKNT dengan Kioson akan memberikan keuntungan bagi keduanya. Terutama MKNT yang saat ini mengantongi produk-produk Global Brands dan jaringan offline yang luas, akan sangat pas kalau digabungkan dengan core bisnis Kioson yang berplatform digital O2O (Offline to Online). Kioson akan menggunakan channel atau tools berupa Android, Tablet, E-kios untuk menjembatani toko-toko offline-nya MKNT ke e-commerce.

 Selain itu ada beberapa kesamaan dalam lini bisnis keduanya yang dapat disinergikan dan menguntungkan, menjadi alasan yang cukup kuat bagi Perseroan untuk memasukkan Kioson dalam struktur bisnisnya. Salah satu contonya adalah Complete Payment Solution yang dimiliki oleh Kioson, nantinya dapat membantu toko-toko offline milik MKNT dalam hal Cash  dan Non-Cash Management.  Dan yang tidak kalah pentingnya adalah kesamaan Visi keduanya untuk memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah  (UMKM) terutama yang berada di kota-kota lapis kedua dan ketiga, dengan target utama masyarakat Non-Bankable.

Ia juga mengatakan, nantinya kegiatan pendistribusian produk-produk Telkomsel (prepaid voucher dan sim card) dapat dilakukan secara online sehingga menjadi lebih mudah, cepat, dan lebih banyak karena selama ini Kioson juga melakukan penjualan pulsa sebagai salah satu produknya. Setali tiga uang, kerjasama ini juga sekaligus akan menambah Stok Keeping Unit (SKU) dan meningkatkan penjualan e-commerce di jaringan penjualan Perseroan. Tak hanya itu, variasi produk MKNT juga bertambah sebanyak produk yang dimiliki oleh Kioson seperti Payment Point Online Bank (PPOB) dan Financial inclusion Product.